TANJUNG REDEB-Guna membangun eksistensi
organisasi serta kedepannya dapat mendorong semangat kerja dikalangan pengurus
serta anggota, sesuai dengan visinya sebagai organisasi istri Pegawai Negeri
Sipil (PNS) yang kukuh dan mandiri (18/12) kemarin pagi Dharma Wanita Persatuan
(DWP) Kabupaten Berau melaksanakan Rapat Kerja (Raker) serta dirangkaikan
dengan menggelar bazar murah yang dilaksanakan selama satu hari.
Menurut Ketua DWP Berau Dr Rohaini mengatakan,
raker tahun 2012 tersebut sebagai acuan bagi DWP supaya berperan aktif dalam
mengatasi permasalahan di era gloalisasi ini. Sehingga kedepannya DWP Berau
akan semakin tanggap terhadap tuntutan jaman dengan lebih memberdayakan
perempuan melalui kualitas sumberdaya manusia.
Sekaligus raker tersebut untuk menetapkan
langkah dan tindak lanjut untuk pemcahan masalah yang dihadapi, sehingga
pelaksanaan program kerja pada waktu mendatang lebih bermutu, termasuk juga
menetapkan program unggulan DWP Kabupaten Berau yang perlu dilaksanakan masa
bakti 2009-2014. “ kita berupaya sebaik mungkin, bagaimana kedepannya program
DWP dapat lebih maksimal dan menjadi unggulan,” katanya.
Kegiatan raker dan pelaksanaan bazar yang
dilaksanakan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Berau ini juga menyita perhatian
bupati Berau Makmur HAPK, yang langsung datang untuk meninjau beberapa lokasi
bazar, termasuk secara singkat memberikan sambutan pada kegiatan tersebut.
Makmur sangat menyambut baik kegiatan tersebut,
menurutnya rapat kerja yang dilaksanakan ini memang setidaknya akan mampu
menghasilkan ouput yang pada akhirnya dapat meningkatkan peranannya sebagai
organisasi yang lebih variatif secara enerjik baik kepada anggotanya maupun
pengurusnya. “ harapan saya, kedepan DWP akan mampu memiliki peranan termasuk
mendukung program-program pemerintah daerah,” jelasnya.
Ditegaskan Makmur, selain mendukung program
pemerintah daerah, hendaknya organisasi Dharma Wanita Persatuan (DWP) juga
harus tampil sebagai support dalam mendukung kebijakan pemerintah, karena seluruh
anggota DWP tidak bisa terpisahkan dengan personal seorang pegawai negeri.






0 komentar:
Posting Komentar